Hidup sehat dengan habbatussauda.
Habbatussauda merupakan tanaman semak belukar yang tumbuh liar pada setiap musim di wilayah laut putih bagian tengah. Akan tetapi habbatusauda juga banyak ditanam dibeberapa kawasan lain di utara Afrika, Asia, dan Jazirah Arab. Nama ilmiyah adalah Nigella sativa. Berbatang pendek, tingginya 50 cm. tanaman ini masih satu family dengan adas (foeniculum capilaceum) dan anise (pimpinella anisun), sehingga terkadang dikira salah satu jenis tumbuhan adas. Buahnya berbentuk mirip kapsul, yang didalamnya terdapat benih berwarna putih dengan bentuk segi tiga. Warnanya cepatsekali berubah menjadi hitam jika terkena udara. Habbatus’sauda memiliki nama-nama lain misalnya : Karaway hitam, black cumin, dan diindia dinamakan kalonji hitam, sedangkan di Negara-negara Persia dikenal dengan sebutan Syuniz.
Para dokter menyatakan bahwa penggunaan obat-obat kimia dalam jumlah banyak bisa menyebabkan munculnya sejumlah penyakit yang belum pernah ada. Dr. abdulrahim Haji, dosen pengobatan natural dan terapi herba di Universitas Al-Azhar, mengatakan :
“ pengobatan dengan herba telah menunjukan keberhasilan yang mengesankan. Penduduk mesir telah lama menggunakan pengobatan ini. Konsepnya masih bisa di temukan pada peninggalan dinding bangunan ibadah dan lembaran-lembaran papyrus dari dinasti Firaun. “
Habbatus sauda mengandung fosfat, zat besi, fosfor, dan karbohidrat. Ia juga mengandung antibiotic yang mampu menghancurkan setiap jenis bakteri. Diantara kandungannya terdapat karoten yang merupakan zat anti kanker. Ia juga mengandung hormone-hormon seks yang berkhasiat untuk menguatkan, menyuburkan, dan meningkatkan vitalitas, serta melancarkan urin dan cairan empedu. Habbatusauda mengandung enzim-enzim pencernaan dan anti asi-dosis. Dalam habbatussauda juga terdapat zat-zat analgesic, sekaligus zat perangsang. Baru-baru ini diketahui bahwa habbatussauda berfungsi meningkatkan aktifitas system kekebalan tubuh dalam mencegah serangan, sekali gus menghilangkan penyakit.
Sejak dahulu, para ilmuwan mengungkap cara kerja habbatussauda, khususnya peranan pada penyembuhan luka. Karena itu, mereka meneliti kandungan biji habbatussauda yang diantaranya berupa aneka vitamin, mineral, protein nabati, juga asam lemak tak jenuh.
Minyak habbatussauda yang mengandung sejumlah lemak esensial sangatlah penting bagi kesehatan kulit, rambut, dan selaput lender, juga dalam pengendalian tekanan darah, produksi hormone dalam tubuh, dan berbagai fungsi kehidupan yang penting lainnya.
Selain kandungan bahan alami, habbatussauda juga mengandung nigelon, yaitu zat Kristal yang berhasil di ekstraksi pertama kali di tahun 1929 M, dan sejak saat itu digunakan sebagai salah satu zat aktif tumbuhan. Nigelon termasuk dalam kategori zat anti-oksidan alami, seperti vitamin C dan A. demikian pula glutathione yang memiliki peran pundamental dalam melindungi tubuh dari suatu ancaman yang disebut radikal bebas. Sejumlah hasil penelitian menyatakan bahwa fungsi protektif nigelon mampu melindungi tubuh dari berbagai bahaya zat-zat asing (xenobiotics).
