Powered By Blogger

Thursday, May 20, 2010

Madu Lebah Tualang Malaysia

Madu berada pada posisi terdepan di antara sumber-sumber gizi karena mengandung sebagian enzim yang dapat membantu proses metabolism dan pencernaan, yang terpenting adalah enzim amylase yang merubah karbohidrat menjadi gula, invertasi yang merubah gula biasa menjadi gula anggur, juga terdapat enzim katalase peroxsidase dan lipase.



Madu mengandung Sejumlah vitamin-vitamin, yang terpenting adalah vitamin B, B2, B3 (Asam Pantosin), vitamin B5, B6 (pridaksin), vitamin C, K, E dan vitamin A. vitamin-vitamin ini tidak mencapai kadar yang tinggi tetapi sangat berguna bagi kesehatan, karena madu merupakan tempat yang sangat baik untuk memelihara zat-zat tersebut. Keberadaan zat yang beragam ini di dalam madu terkait dengan sari-sari yang dikumpulkan lebah, sebagai pembentuk gizi tersebut.
Madu juga mengandung jenis-jenis protein dan asam amino dan asam lactate seperti asam lebah, zat-zat klorofil, biostimulator dan zat-zat yang berbau harum dan lain-lain. Garam mineral yang terpenting : garam kapur, sodium, potassium, magnesium, zat besi, klor, belerang dan yodium. Garam-garam mineral ini sebesar 2/1000 dari berat madu.
Para peniliti mengaskan didalam madu terkandung zat antibiotic untuk melawan tumbuhnya bakteri-bakteri didalamnya, sebagaimana mereka meyakini adanya hormone nabati dan hormone seksual (bagian dari hormone estrogen).
Dengan demikian madu adalah materi yang terdiri dari struktur yang komplek dan jelas adanya perbedaan-perbedaan kecil kandungan antara satu dengan yang lain karena keaneka ragaman kembang yang menjadi sumber pembentuknya. Boleh jadi rahasia kandungannya atas materi-materi yang beragam ini, tidak terdapat pada sumber gizi lainnya secara mutlak. Pengisapan lebah pada setiap kembang dan buah sebagai jawaban terhadap seruan pennciptanya ketika diwahyukan : “kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlan jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya.”

Harga : RM50 - Madu Tualang Putih, RM45 - Madu Tualang Biasa

1 comment:

  1. Balik kampung hari tu musim durian. Saya tak lepaskan peluang, durian memang favourite saya lebih-lebih lagi durian kampung. Saya makan durian tak kira masa, akibatnya saya batuk. Baru nie batuk saya makin teruk ditambah dengan demam. Saya batuk terlalu kerap sehingga ia menyakitkan perut dan kepala. Saya menghadapi masaalah nak tidur dengan selesa. Seorang sahabat menyarankan saya minum madu tualang di campur dengan limau. Saya cuba sebelum tidur. Alhamdulillah, kebesokan harinya batuk saya makin surut. Saya boleh tidur dengan nyaman.

    ReplyDelete